EnglishFrenchGermanSpainItalianDutchRussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

Senin, 04 Januari 2010

Perbedaan Keyakinan Bukan Penghalang Bagi BMI


Keyakinan bukanlah suatu halangan yang besar bagi kaum BMI di Hong Kong ini, terbukti oleh sejumlah BMi ini membentuk suatu organisasi yang bergerak dan berfokus di bidang kerohanian....organisasi ini dengan kesepakatan mereka bersama di beri nama BOHUSAMI yaitu perpaduan antara ke-4 kota terbesar yang ada di Sulawesi Utara ( Bolaang Mongondow, Hulantalo, Sangihe dan Minahasa.
Organisasi ini bergerak di bidang kerohanian yang lebih bertujuan untuk lebih meningkatkan Iman ke arah yang lebih positif. Salah satu kegiatan yang mereka lakukan adalah berkumpul di Victoria untuk melaksanakan Ibadah bersama, selain itu juga mereka bergerak di bidang kesenian yang bukan hanya di Gereja saja tapi, juga berpartisipasi dalam acara dan organisasi yang di gelar oleh BMI yang lain.
Banyak di antara mereka adalah penganut agama Kristen namun ada juga yang beragama Islam, latar belakang bergabungnya organisasi ini karena mereka sama-sama berasal dari Sulawesi. Mereka bersatu dan saling mendukung serta bertoleransi satu dan yang lain, mereka saling mengerti dan menghargai di saat separuh dari mereka melakukan Ibadah di Gereja, mereka yang beragama Muslim dengan penuh kesabaran menanti sampai selesai Ibadah selesai begitu juga sebaliknya.
Yang membuat menarik di antara mereka adalah mereka bisa Bersatu walaupun mereka berbeda keyakinan, andai orang-orang di dunia ini semua bisa punya pikiran seperti BOHUSAMI ini betapa damainya dunia ini.
Visi dan Misi mereka adalah bersatu untuk melakukan kegiatan yang positif tanpa harus saling menyakiti dan melukai antara yang satu dengan yang lain dan antara sesama, tanpa membedakan suku dan ras masing-masing kelompok...karena Tujuan yang mereka raih adalah sama yaitu menciptakan Kedamaian antara Sesama.

Salam Damai Dan Sejahtera
READ MORE - Perbedaan Keyakinan Bukan Penghalang Bagi BMI

Minggu, 20 Desember 2009

Pembuatan Paspor Gratis Untuk TKI





Hai...hai...hai.....
Ada kabar gembira dari pemerintahan Indonesia, khususnya bagi kaum TKI/BMI yng ingin bekerja di Luar Negeri. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menetapkan pembuatan paspor gratis tanpa biaya bagi Tenaga Kerja Indonesia/ Buruh Migran Indonesia yang ingin bekerja di Luar Negeri khususnya mereka yang pertama kali bekerja ke luar negeri.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mempunyai kewajiban yang syarat untuk membantu warga negaranya yang ingin mencari pekerjaan di luar negeri untuk memenuhi kebutuhannya karena kemiskinan yang selalu menghimpit kehidupan mereka dengan cara membebaskan biaya pembuatan paspor.
Ini merupakan salah satu bantuan dari Menkumhan untuk membantu masyarakatnya dan bukan mencari keuntungan semata agar mereka (TKI) bisa lebih mudah untuk bekerja keluar negeri untuk masyarakat yang tidak mampu.
Dan ini juga merupakan bagian gebrakan dari perancangan pelaksanaan program 100 hari kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk 5 tahun mendatang. Seperti apa yang di bicarakan dan di janjikan mereka (Menkumham)
Sampai saat ini pembuatan paspor butuh waktu 1 minggu (7 hari) namun untuk kali ini pembuatan paspor harus bisa di selesaikan dalam waktu yang singkat yaitu 4 hari.
Berbahagialah mereka bagi masyarakat yang tidak mampu untuk memberi biaya paspor dan sekarang Menkumham menjajikan pembebasan biaya pembuatannya itu.
READ MORE - Pembuatan Paspor Gratis Untuk TKI

Jumat, 11 Desember 2009

Aktivitas BMI Mengisi Liburan

Mungkin Bagi sebagian orang libur hanyalah sebuah kehidupan tanpa aktifitas, tapi tidak bagi kaum BMI hari libur bak sebuah kemenangan di medan perang yang di sambut dengan suka cita setelah beberapa hari larut dalam aktivitas yang bisa di katakan membosankan namun kembali pada tujuan awal dimana itu sebuah kewajiban yang mendamparkan kami di negeri seberang ini. Inilah beberapa potret kehidupan kaum BMI yang berhasil kami abadikan lewat kamera Hp sesaat kami berjalan diantara hiruk pikuk mereka yang penuh canda. Seakan melupakan beban kehidupan yang menghimpit mereka.......











Adakah diantara mereka sahabat, kawan, tetangga atau bahkan Saudara sahabat semua yang mengais rejeki di negeri seberang karena di negeri mencari sesuap nasi bak mencari setusuk jarum di hamparan padang pasir.........Sungguh ironis sekali Negeri yang kaya dan subur itu bak Reformasi yang hanya untuk kalangan Elite yang bisa menikmatinya " Wong cilik Panggah Nelongso " ( Orang Miskin tetap sengsara ).........Salam BMI.
READ MORE - Aktivitas BMI Mengisi Liburan
BMI Fans Club © 2009 Template by:
ACATRAZZ