EnglishFrenchGermanSpainItalianDutchRussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

Senin, 09 November 2009

Dua BMI Pulang Tak Bernyawa Lagi


Dua orang BMI yang berasal dari Jawa Timur, Sugiatik (32) yang berasal dari Desa Wonorejo, Banyuputih, Banyuwangi dan Siti Mualimah (36) yang berasal dari Bandung Tulungangung meninggal dunia dan ke dua jenazahnya di pulangkan pada selasa 3 november lalu oleh KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) Hong Kong.
Sugiatik yang meninggal pada 26 Oktober 2009 setelah sempat di rawat di Rumah Sakit Tuen Mun selama 3 hari di karenakan mengidap penyakit TBC. Sampai sekarang belum di ketahui sejak kapan dan sudah berapa lama Sugiatik menderita penyakit tersebut sedangkan menurut data dari KJRI, Sugiatik baru saja menandatangani kontrak kerja terakhir dengan majikannya di Hong Kong pada Februari 2009.
Sedangkan Siti Mualimah yang meninggal 23 oktober 2009 di karenakan jatuh dari ketinggian lantai 8 di mana dia di pekerjakan di Hong Nin House kowloon dan sampai saat ini belum di ketahui motif dari bunuh diri yang di alami Siti Mualimah ini. Siti juga tercatat baru menndatangani kontrak kerja dengan majikannya pada bulan Juli 2009 lalu.
Siti di laporkan meninggal hari itu juga, malamnya sempat di rawat di rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong lagi.
Ke dua jenazah tersebut di otopsi dan pendataan laen-laen, setelah selesai jenazah Sugiatik dan Siti Mualimah akhirnya di pulangkan ke Indonesia oleh KJRI menggunakan penerbangan Cathay Pasific menuju ke Surabaya Bandara Juanda pada hari Selasa 3 november minggu yang lalu.

5 komentar:

Rizky2009 mengatakan...

waduh orang tuluingagung jadi korban bunuh diri, kalau menurut aq mah, itu bukan bunuh diri bisa jadikan kalau..... ah galah sah d terusin. ....

BMIh mengatakan...

motifnya belum di ketahui yang sebenarnya terjadi, apa memang benar-benar bunuh diri atau pembunuhan....

rumah blogger mengatakan...

kasihan yaa..kalo begini terus baiknya stop aja ngirim tenaga kerja kesana...

Sabirinnet mengatakan...

harus dicari jalan keluarnya sob, supaya dari segi perlindungan hukumnya benar-benar nyata. miris juga kita melihat kondisi seperti ini..

gusti&hana mengatakan...

Kasihan nasib orang Indo...

TKI adalah penyumbang devisa terbesar bagi bangsa ini, tapi sangat disayangkan bangsa kita kurang peduli terhadap penyumbang devisa itu...

Hak dan nasib para TKI kita kurang di perjuangkan, yang ada masing2 memperjuangkan isi dompet mereka.

TKI adalah pejuang bagi keluarga mereka, hanya untuk mencari sesuap nasi saja, nyawa pun siap di korbankan...



Wahai penguasa bangsa...
Lihat pejuang Devisa ini...
Hanya untuk mengepulkan asap dapur, mereka rela di injak harkat dan martabatnya...
Apa pantas pejuang ini mati sia2 hanya untuk mencari sesuap nasi di negeri orang...???



Nasib dan nasib..., mungkin kata itu yang mereka ucapkan jika mengalami suatu kesulitan di negeri orang...

Semua mereka lakukan hanya untuk sesuap NASI..!!!



GBU & Your Family


Salam,
Gusti & Hana

Posting Komentar

Ayo Rame Rame Koment, Komentar kamu semangat bagi kami....

BMI Fans Club © 2009 Template by:
ACATRAZZ